TARAKAN – Program in-person capacity building berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) perdana di Kalimantan Utara sukses digelar di Kota Tarakan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dan siswa untuk membangun aplikasi berbasis chatbot yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Universitas Borneo Tarakan (UBT) lantai 4 pada Selasa (10/2/26). Peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dasar chatbot, pemanfaatan AI, hingga praktik membangun dan mengimplementasikan aplikasi chatbot sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
Curriculum Developer program, Gali Wasis Wicaksono, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis dalam membangun aplikasi berbasis AI.
“Dalam kegiatan in-person capacity building ini, kami memberikan pengalaman langsung kepada seluruh peserta, baik mahasiswa maupun siswa, untuk membangun aplikasi berbasis chatbot. Mereka belajar bagaimana membangun chatbot, menggunakan AI, serta mengimplementasikannya untuk berbagai kebutuhan,” ujar Gali.
Ia menambahkan, antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung sangat tinggi. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok, masing-masing beranggotakan sekitar 21 orang dan didampingi oleh fasilitator serta pendamping.
“Antusiasme peserta luar biasa. Setiap kelompok berhasil menyelesaikan challenge yang diberikan. Artinya, mereka benar-benar siap membangun aplikasi dan berhasil menyelesaikannya. Ini menjadi pencapaian yang luar biasa untuk Tarakan,” jelasnya.
Menurut Gali, materi yang diberikan sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam meningkatkan kemampuan dan literasi digital peserta.
“Materi ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan digital peserta. Aplikasi chatbot berbasis AI ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh pelajar dan mahasiswa, serta diterapkan bersama mitra lain seperti UMKM, pemerintah, kampus, maupun sekolah,” katanya.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Indosat, Nokia, Kumpul sebagai mitra pelaksana, serta didukung oleh BPPT IKAKomdigi. Kegiatan ini juga menjadi yang pertama di Kalimantan Utara dalam format in-person capacity building yang fokus hingga tahap pembangunan aplikasi.
“Untuk kegiatan in-person capacity building seperti ini, ini yang pertama di Kaltara. Sebelumnya memang ada community engagement, namun belum sampai pada tahap membangun aplikasi,” ungkap Gali.
Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dan diikuti oleh sekitar 160 peserta. Meski berlangsung singkat, Gali berharap peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara berkelanjutan.
“Harapannya, para peserta bisa mengimplementasikan apa yang mereka pelajari, membangun aplikasi chatbot, serta bermitra dengan berbagai pihak untuk membantu UMKM, pemerintah, sekolah, dan kampus dalam membangun ekosistem digital dan AI di Kalimantan Utara,” tutupnya.

