TANA TIDUNG, Metrokaltara.com — Lapangan Upacara Makodim 0914/Tana Tidung di Jalan Padat Karya, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Senin (5/10/2026), dipenuhi suasana khidmat saat jajaran TNI bersama unsur pemerintah, aparat keamanan, hingga pelajar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026.
Upacara yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Tema tersebut menjadi penegasan bahwa kekuatan TNI tidak hanya bertumpu pada kemampuan militer, persenjataan maupun kesiapan prajurit, tetapi juga pada kedekatan dan kepercayaan masyarakat yang menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0914/Tana Tidung Letkol Arm. Raden Florensius Ferdian Ricarda, S.T., M.I.P.
Sementara itu, Perwira Upacara dijabat Kapten Inf. Subadi Prasetyo, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf. Soefyan Hardjono, S.Sos.
Upacara tersebut turut dihadiri Kapolres Tana Tidung AKBP Eko Nugroho, S.I.K., Asisten I Kabupaten Tana Tidung Uus Rusmanda, A.KS., M.HP., Kasatpol PP Tana Tidung Yungkul, Danposal AL Kapten Laut (PM) Asmono, Danki Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Ipda Aris Susanto, serta perwakilan Dinas Perhubungan Tana Tidung M. Arief Prasetiawan.
Hadir pula Ketua Persit KCK Koorcab Rem 0914/Tnt Ny. Urvana Florensius, para perwira Kodim 0914/Tnt dan Yonif TP 922/UT, pengurus Persit KCK Kodim 0914/Tnt, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Libatkan Berbagai Unsur
Kekhidmatan upacara semakin terasa dengan keterlibatan berbagai unsur dalam barisan pasukan.
Pasukan upacara terdiri atas satu ton gabungan Kodim 0914/Tnt dan Pasukan AL, dua ton personel Yonif TP 922/UT, satu ton Brimob KTT, satu ton Polres Tana Tidung, satu ton gabungan Satpol PP dan Dinas Perhubungan Tana Tidung, serta pelajar SMA dan SMP Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung.
Komposisi tersebut menggambarkan kuatnya sinergi antar lembaga di Kabupaten Tana Tidung. Tidak hanya unsur pertahanan dan keamanan, tetapi juga pemerintah daerah serta generasi muda turut menjadi bagian dalam peringatan hari bersejarah bagi TNI tersebut.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan khidmat. Prosesi diawali dengan pemeriksaan pasukan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pengucapan Sapta Marga, penyampaian amanat, Andika Bhayangkari dan doa.
Kepercayaan Rakyat Adalah Amanah
Dalam amanatnya, Dandim 0914/Tnt menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit serta ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, pengabdian prajurit tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas-tugas pertahanan, tetapi juga dari kemampuan TNI hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam berbagai kondisi.
Tingginya kepercayaan masyarakat kepada TNI, lanjutnya, merupakan hasil dari pengabdian yang harus terus dipelihara dan dijaga.
Kepercayaan tersebut bukan sekadar sebuah pencapaian, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui sikap, tindakan dan profesionalisme setiap prajurit.
Karena itu, penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi, kesiapan operasional dan profesionalisme personel.
Tantangan Pertahanan Semakin Kompleks
Dandim juga menekankan bahwa lingkungan strategis yang terus berubah menghadirkan tantangan yang semakin kompleks.
Perkembangan teknologi, perubahan karakter ancaman serta berbagai dinamika yang dapat memengaruhi keutuhan wilayah dan integritas bangsa menuntut TNI untuk terus meningkatkan kemampuan.
Dalam kondisi tersebut, TNI dituntut tetap kokoh memegang jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.
Tekad menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan negara serta melindungi kekayaan nusantara harus terus diperkuat.
Bagi wilayah seperti Kabupaten Tana Tidung yang berada di kawasan perbatasan dan memiliki posisi strategis, keberadaan aparat pertahanan dan keamanan memiliki arti penting. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung pembangunan.
Lima Nilai PRIMA Jadi Pedoman Prajurit
Dalam amanat tersebut juga ditekankan lima nilai PRIMA yang diharapkan menjadi budaya dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian prajurit.
PRIMA merupakan akronim dari Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.
Nilai Profesional menuntut setiap prajurit memiliki kemampuan serta integritas dalam menjalankan tugas.
Responsif berarti mampu membaca situasi dan memberikan respons yang tepat terhadap berbagai persoalan yang berkembang.
Integratif menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa.
Sementara nilai Modern mendorong prajurit untuk terus menguasai perkembangan teknologi, khususnya teknologi pertahanan dan keamanan.
Sedangkan Adaptif menjadi tuntutan agar setiap prajurit mampu menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan strategis serta karakter ancaman yang terus berkembang.
Kelima nilai tersebut bukan sekadar slogan, tetapi diharapkan menjadi pedoman dalam setiap langkah pengabdian prajurit di lapangan.
TNI dan Rakyat, Kekuatan yang Tidak Terpisahkan
Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0914/Tana Tidung juga menjadi pengingat bahwa kekuatan pertahanan negara tidak berdiri sendiri.
TNI membutuhkan dukungan dan kepercayaan masyarakat. Sebaliknya, masyarakat membutuhkan TNI yang profesional, kuat, humanis dan selalu hadir ketika negara maupun rakyat membutuhkan.
Di tengah tantangan pembangunan dan dinamika kawasan perbatasan, hubungan tersebut menjadi semakin penting.
TNI tidak hanya hadir dalam konteks pertahanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk membantu pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, kebencanaan, pembangunan serta menjaga stabilitas wilayah.
Upacara HUT ke-81 TNI di Tana Tidung akhirnya bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik barisan pasukan dan prosesi militer, terdapat pesan yang lebih besar mengenai pentingnya persatuan, loyalitas, profesionalisme dan pengabdian kepada bangsa.
Upacara selesai sekitar pukul 09.25 WITA dan dilanjutkan dengan kegiatan foto bersama.
Seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0914/Tnt berlangsung aman, tertib dan lancar.
Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan kembali bahwa TNI yang kuat adalah TNI yang dekat dengan rakyat, sementara kekuatan rakyat menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (rko)


