Ibrahim Ali Paparkan Strategi Dalam Temu Inovasi

by Redaksi Kaltara

Tana Tidung, MK – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali hadir sebagai narasumber pada acara Temu Inovasi dengan tema “melewati satu tahun dunia pendidikan dimasa pandemi covid-19: Belajar dari Praktik Baik untuk Terus Melangkah ke Depan” yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian, Pengembangan, dan Pembukuan (Balitbangkuk) Kemendikbud bekerjasama dengan INOVASI secara virtual melalui zoom meeting.

Acara ini merupakan event nasional untuk sharing praktik baik dan keberhasilan pemangku kepentingan disektor pendidikan yang dihadiri juga melalui daring Kedutaan Besar Australia, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Perbukuaan – Kemdikbud, Direktur Program INOVAS, Pejabat dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Pejabat Daerah (Bupati, Kadisdik dari NTT, NTB, Jawa Timur, dan Kaltara), Lembaga Donor, Lembaga Riset Internasional, Universitas, NGO Nasional, serta Media Massa.

Kabupaten Tana Tidung dinilai sangat progresif dalam menjalankan program Belajar Dari Rumah (BDR) serta kebijakan yang diambil sangat antisipaif terhadap potensi learning lost.

Dengan demikian, pada kesempatan tersebut, Bupati yang didampingi Kadisdik membeberkan langkah-langkah yang diambil  untuk mengantisipasi potensi learning los.

Disampaikan Ibrahim Ali, Kabupaten Tana Taidung memiliki lima strategi menghadapi BDR untuk mengantisipasi hal tersebut, diantaranya:

  1. Menggunakan bahan ajar bermakna dan kontekstual yakni menggunakan kurikulum dalam kondisi khusus, serta melakukan modifikasi modul kemendikbud kedalam lembar aktivitas siswa, serta melakukan pelatihan dan pendampingan melalui KKG dan MGMP;
  2. Melakukan pendampingan belajar secara terbatas yakni melalui formative assessment untuk pemetaan kemampuan membaca (literasi);
  3. Budaya Baca yang mana diberikan peminjaman buku non teks, dan juga melakukan pendampinang membaca oleh guru dan orang tua dirumah;
  4. Melakukan Monitoring dan Evaluasi yakni dengan cara melakukan survey, dokumentasi, praktik dan webinar
  5. Melakukan pembukaan sekolah. Pembukaan sekolah dibuka dari kecamatan zona hijau, kemudian melakukan piloting dari SMP, dan OPD terkait membuat SOP pembukaan sekolah.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Ibrahim Ali menjawab beberapa pertanyaan dari peserta yang hadir melalui daring tetang bagaimana strategi Kabupaten Tana Tidung mengantisipasi potensi learning loss dengan berbagai pengalaman yang diterapkan melalui dinas pendidikan dimasa Pandemi ini.

Sumber: Diskominfo

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: