Tempuh Rute Ekstrim, Bupati Malinau Rayakan Natal Bersama Masyarakat Kecamatan Sungai Tubu

by Muhammad Reza

Malinau – Bertempat di GKPI Sungai Tubu, Bupati Malinau beserta rombongan hadir bersama-sama untuk melaksanakan kegiatan Ibadah Natal bersama masyarakat di Kecamatan Sungai Tubu, di Kecamatan Sungai Tubu terdapat lima Desa yaitu Desa Long Nyau, Long Titi, Long Ranau, Rian Tubu dan Long Pada.

Dalam sambutannya Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si merasa bersyukur bisa hadir bersama-sama dengan para rombongan untuk merasakan suasana sukacita dalam menyambut Natal. Dr. Yansen menyadari bahwa perjalanan ibadah natal yang dijalani ke masing-masing kecamatan tidak mudah karena akan menempuh perjalanan dengan banyak tantangan dan rintangan yang dihadapi.
“Untuk bisa sampai disini, luar biasa perjalanan kami bapak-ibu sekalian. Dan kami bersyukur tiba dengan selamat dan dengan penuh sukacita ingin merayakan natal bersama-sama masyarakat Kecamatan Sungai Tubu,” ungkapnya.

Dr. Yansen mengungkapkan bahwa rombongan yang datang merupakan generasi Gereja se-Kabupaten Malinau. Bukan hanya satu gereja saja tetapi seluruh gereja yang ada di Malinau hadir bersama para pemimpin gereja masing-masing.
“Jadi ini merupakan sebuah rasa syukur kita karena gereja-gereja bisa bersatu, bersama-sama melayani Tuhan dan melayani masyarakat Malinau. Kami bersyukur bisa bertemu dengan masyarakat di Long Pada ini karena informasi yang saya dengar yang hadir disini dari 5 desa,” ujarnya.

Dr. Yansen menyadari bahwa masyarakat pasti menghadapi perjalanan yang sangat sulit, yang pastinya banyak tantangan tetapi semua bisa hadir dengan suasana yang penuh dengan kebahagian, penuh dengan rasa syukur.

“Atas nama pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir ke Desa Long Pada ini. Teruslah bersemangat dan bekerjasama seperti ini agar kecamatan kita bisa kita bangun bersama-sama,” ucapnya.

Pada kesempatan ini juga, Dr. Yansen menjelaskan tentang bagaimana program Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang mana 5 desa yang ada di Kecamatan Sungai Tubu melakukan gerakan membangun desanya masing-masing dengan semangat masyarakatnya dengan segala kekuatannya, kebersamaannya.

“Untuk itu saya harapkan ini dapat menjadi sebuah kesempatan yang baik dengan semangat Camat yang baru. Saya harapkan bapak ibu semua bisa konsentrasi fokus membangun semua desa-desa yang ada di Sungai Tubu ini dengan gayanya masing-masing,” katanya.

Dr. Yansen pun menjelaskan mengapa dengan gaya masing-masing, karena ia menyadari bahwa jarak dari desa satu ke desa lainnya agak berjauhan, terpisah, terisolasi sehingga memiliki karakter dan gaya masing-masing.

“Ada desa yang bertumbuh dengan kekuatan A, B, C misalnya dengan pembangunan apa, pertanian apa, perkebunan apa, semua sesuai dengan kondisi yang ada di desa. Silahkan kembangkan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya. (red/diskominfo)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: