Tiga Sukhoi Paksa Pesawat Asing Mendarat di Tarakan

by Muhammad Reza

sukhoi

Danlanud TarakanTarakan, metrokaltara.com – Sebuah pesawat asing dipaksa mendarat (force down) tiga pesawat tempur jenis Sukhoi setelah medapat informasi dari Satuan Radar 225/Tarakan yang mendeteksi adanya pesawat asing yang masuk ke wilayah kedaulatan Indonesia tanpa memiliki flight clearance, pilot beserta kru pesawat diamankan di Pangkalan Udara Tarakan.

Satuan tempur Komando Pertahanan Udara Nasional II dengan menggunakan pesawat sukhoi 27/20 menyergap sebuah pesawat asing yang masuk kewilayah NKRI tanpa izin, dengan dipandu ground control interceptor (GCI) Satuan Radar 225/Tarakan yang mengidentifikasi adanya pesawat asing tanpa flight clearence yang berada di udara Indonesia.

Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional II  langsung memerintahkan kepada Penerbang Tempur Sergap Sukhoi 27/30 untuk melaksanakan pemaksaan mendarat (Force Down) di Lanud Tarakan.

Setelah dilakukan pengejaran, pesawat jenis boeing mencoba melarikan diri keluar wilayah udara Indonesia dengan melintasi garis perbatasan udara, namun dengan kepiawaian pilot Sukhoi berhasil menggiring dan memaksa pesawat asing tersebut mendarat darurat di Lanud Tarakan.

Dengan pengawalan ketat, tiga sukhoi menggiring pesawat asing tersebut dengan formasi satu pesawat sukhoi disamping kiri pesawat dan dua dibelakang yang siap menembak jika pesawat asing tersebut melakukan perlawanan.

Kejadian ini merupakan simulasi (Latihan) yang dilakukan Satuan Tempur Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional II seiring dengan seringnya terjadi pelanggaran udara oleh pesawat asing di wilayah udara Indonesia khusunya di wilayah perbatasan.

Komandan Lanud Tarakan, Letkol Pnb Tiopan Hutapea mengatakan maksud dan tujuan dilakukan latihan ini adalah mengecek kesiap-siagaan pasukan khususnya untuk tempur sergap dalam hal menjaga dan menindaklanjuti apabila terjadi pelanggaran udara diwilayah NKRI.(Zul/Rz)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.