TARAKAN – Pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan poros Tanjung Pasir hingga Tanjung Batu, Kota Tarakan, telah mencapai progres sekitar 85 persen.
Pemasangan fasilitas penerangan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintasi kawasan pesisir, khususnya pada malam hari.
Anggota DPRD Kota Tarakan, Asrin R. Saleh, mengapresiasi respons Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait minimnya penerangan di sepanjang jalur tersebut.
“Alhamdulillah, respons dari Dinas Perhubungan sangat baik. Pemasangan tiang dan lampu PJU di jalan poros Tanjung Pasir-Tanjung Batu progresnya sudah sekitar 85 persen, sehingga jalan yang dulunya gelap kini sudah jauh lebih terang,” ujar Asrin.
Meski sebagian besar titik telah terpasang, Asrin mengatakan masih terdapat sejumlah lokasi yang belum mendapatkan PJU. Kondisi tersebut disebut berkaitan dengan keterbatasan anggaran pada APBD Murni 2026.
Untuk menuntaskan pemasangan di seluruh jalur poros pesisir, Asrin mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Dishub Kota Tarakan agar kebutuhan PJU yang belum terakomodasi dapat dipertimbangkan dalam penyusunan APBD Perubahan (APBD-P) 2026.
“Harapan kami, jika memang tidak ter-cover di anggaran murni, sisa titik tiang lampu ini bisa diselesaikan melalui APBD Perubahan 2026. Tujuan kita jelas, agar seluruh titik jalan poros pesisir terang dan warga merasa aman saat beraktivitas pada malam hari,” tegasnya.
Menurut Asrin, keberadaan PJU tidak hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan serta mendukung aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.
Ia berharap penyelesaian sisa titik PJU dapat menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran perubahan, sehingga seluruh jalur poros Tanjung Pasir-Tanjung Batu dapat memperoleh penerangan secara optimal.

