Tidak Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan, Perusahaan Akan Disanksikan

by Supriyadi Rodrigers

TARAKAN, MK – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mewajibkan setiap perusahaan mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ada sejumlah sanksi yang bakal di tanggung oleh perusahaan yang tidak patuh untuk mendaftarkan karyawan dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK). Sanksi tersebut mulai dari sanksi administrative berupa teguran, denda hingga tidak mendapatkan pelayanan publik tertentu bahkan pencabutan izin usaha.

Kepala Bidang Kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan, Aziz Sulaiman Mengatakan Setiap Perusahaan yang tidak mendaftarkan diri  menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 86 Tahun 2013.

“Ada sanski yang akan di dapatkan bagi perusahaan yang tidak mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 86 Tahun 2013 Tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Kepada Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara Dan Setiap Orang, Selain Pemberi Kerja,  Pekerja Dan Penerima Bantuan Iuran Dalam Penyelenggaraan Jaminan Sosial.” Ujarnya

Hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan memiliki Tim Kepatuhan yang akan mengawasi setiap perusahaan yang tidak patuh untuk mendaftarkan diri menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ada tim khusus untuk mengawasi setiap perusahaan yang tidak patuh untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang di ketuai oleh Kejaksaan Negeri Kota Tarakan bekerjasama dengan unsur Pengawas Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan Kota” Kata Aziz Sulaiman

Dari berbagai perusahaan yang ada di Kalimantan Utara terdata tenaga kerja aktiv penerima upah sebanyak 108.117 Orang, dibandingkan tenaga kerja tidak penerima upah sebanyak 9.326 Orang. (SR25)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: