PENERANGAN SEADANYA: Momen buka puasa warga menggunakan lampu penerang seadanya.
TANA TIDUNG,MK– Momen berbuka puasa bersama keluarga menjadi terganggu, akibat listrik padam dan naik turun sehingga membuat warga yang akan berbuka puasa harus rela bergelap- gelapan.
Intan (26) salah satu warga mengeluh karena makanan yang ia masak harus hangus karena padamnya listrik.
“Goreng sanggar tiba- tiba aja mati lampunya, jadi terganggu kita mau buka puasa,” kata Intan, Senin (3/4)
Selain itu ia pun mengeluhkan padam nya listrik yang hidup dan tak lama mati kembali sehingga ia pun takut akan peralatan elektroniknya rusak.
“Matinya itu naik turun, sebentar nyala eh tidak lama mati lagi, takutnya peralatan elektronik rusak,” ujarnya.
Senada dengan Naila (20) juga mengeluhkan hal serupa, padahal katanya sebelum hujan petir listrik masih menyala dan tiba- tiba naik turun.
“Belum hujan petir sudah naik turun itu listrik, sempat mati dan kembali nyala kemudian mati lagi,” ungkapnya.
Hingga berita ini di terbitkan, pihak PLN belum ada jawaban ketika di hubungi awak media Metro Kaltara melalui pesan WhatsApp. (rko)

